Dzikir yang Dianjurkan Rasul Saat Bangun Tidur

Gambar terkait

Kata Ibnu Batthol bahwa dzikir yang diucapkan ketika pagi hari ini, menjadi pembuka amalan dan menunjukkan bahwa dari pagi hari kita sudah memulai dengan berdzikir pada Allah subhanahu wa Ta’ala, sebagaimana saat hendak tidur ditutup pula dengan amalan dzikir pada Allah subhanahu wa Ta’ala.
Hal ini menandakan bahwa pembuka catatan amalan kita adalah dzikir, penutupnya pun dzikir. Lalu diharapkan antara pembuka dan penutup tersebut ada pengampunan dosa.
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam ingin menerangkan bahwa ketika orang itu bisa bangun setelah tidur, berarti seseorang bisa pula dibangkitkan (pada hari kiamat) setelah dimatikan.
Dari Abu Hurairah RA, bahwa Nabi Muhammad ﷺ bersabda, “Apabila salah seorang dari kalian bangun dari tidur, hendaknya dia berdzikir mengucapkan, “Alhamdulillah radda ‘alayya ruuhi wa ‘aa faanii fii jasadi wa adzdzana lii bidzikrihi (Segala puji bagi Allah yang telah mengembalikan nyawaku pada diriku dan memberikan kesehatan pada tubuhku dan memperkenankan aku untuk berdzikir kepada-Nya),” (HR. Hakim).
Itulah dzikir yang dianjurkan oleh Rasulullah ﷺ kepada kita ketika terbangun dari tidur. Kita bisa meniru perbuatan baik itu dalam rangka pendekatan diri pada Allah SWT. Semakin kita mengingat Allah, semakin dekat pula Allah pada kita. Dengan begitu, segala permasalahan kehidupan, tidak akan terasa berat bagi diri kita. Wallahu ‘alam.

Sosial Shere

>

Entri Populer

Flag Counter